Menghadap Kiblat Pada Shalat Sunah
╔══❖•ೋ°📖° ೋ•❖══╗
Whatsapp
Grup Islam Sunnah | GiS
*☛ Pertemuan ke-11*
╚══❖•ೋ°👥° ೋ•❖══╝
🌏 https://grupislamsunnah.com/
🗓 SENIN
23 Shafar 1444 H
19 September 2022 M
👤 Oleh: Ustadz Dr. Musyaffa Ad Dariny, M.A. حفظه الله تعالى
📚 *Kitab _Shifatu Shalatin Nabiyyi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam Minattakbiri Ilattaslim Ka-annaka Taraha_ (Sifat Shalat Nabi mulai dari Takbir sampai Salamnya Seakan-akan Anda Melihatnya) karya Asy Syekh Al-Albani Rahimahullah*
💽 Audio ke-11: Menghadap Kiblat Pada Shalat Sunah
══════════════════
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ.
الْحَمْدُ لِلَّهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللّٰهِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَ هُدَاهُ.
Kaum muslimin dan kaum muslimat yang saya cintai karena Allah, khususnya anggota GiS -Grup Islam Sunnah- yang semoga dirahmati dan diberkahi oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Pada kesempatan yang berbahagia ini kita akan bersama-sama mengkaji sebuah kitab yang sangat bagus yang ditulis oleh Asy Syekh Al-Albani rahimahullah, yakni kitab Sifat Shalat Nabi atau sebagaimana judul aslinya _Shifatu Shalatin Nabiyyi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam Minattakbiri Ilattaslim Ka-annaka Taraha_ (Sifat Shalat Nabi mulai dari Takbir sampai Salamnya Seakan-akan Anda Melihatnya).
▫️
Baiklah, kita lanjutkan kajian kita.
Mualif rahimahullah mengatakan,
وَ ❲ كَانَ رَسُوْلُ اللّٰهِ ﷺ فِي السَّفَرِ يُصَلِّي النَّوَافِلَ عَلَى رَاحِلَتِهِ ، وَيُوْتِرُ عَلَيْهَا حَيْثُ تَوَجَّهَتْ بِهِ [ شَرْقًا وَغَرْبًا ] ❳
Kalau yang tadi menghadap kiblat itu asalnya wajib, mualif di sini ingin menjelaskan bahwa syarat ini atau kewajiban ini bisa berubah karena keadaan, seperti keadaan safar.
"Dahulu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam ketika Beliau sedang safar, Beliau shalat-shalat sunah di atas tunggangan Beliau, dan Beliau juga berwitir di atas tunggangan tersebut ke mana pun Beliau menghadap, baik menghadap ke timur maupun ke barat."
Ini perbuatan Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam. "Perbuatan Nabi", kalau Nabi melakukan sesuatu, minimal petunjuk yang dihasilkan adalah bahwa hal tersebut dibolehkan, karena Nabi seorang yang maksum. Tidak mungkin Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam melakukan sesuatu tapi tidak dibolehkan. Tidak mungkin.
Setiap Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam melakukan sesuatu, dan Allah tidak mengingatkannya, maka berarti sesuatu tersebut diridhai oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala sehingga minimal perbuatan tersebut dibolehkan. Dan derajat ini meningkat menjadi disunahkan, bisa meningkat menjadi diwajibkan, sesuai dengan petunjuk yang ada di dalil tersebut.
Kadang Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam mewajibkan sesuatu, kemudian Rasulullah mencontohkan bagaimana sesuatu tersebut dilakukan. Di sini perbuatannya menjadi wajib, karena perbuatan tersebut menerangkan tentang kewajiban yang diperintahkan oleh Beliau.
Kadang Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam menganjurkan sesuatu, tidak mewajibkannya, dan Beliau mencontohkan bagaimana praktik anjuran tersebut; maka di sini perbuatan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam menunjukkan hukum sunah.
Dan kadang Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam melakukan sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan perintah atau larangan, seperti misalnya
• Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam makan, maka makan menjadi mubah.
• Rasulullah tidur, tidur menjadi mubah.
Bagaimana makannya, bisa menjadi sunah, misalnya, bisa menjadi wajib juga. Ini perbuatan Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam itu menunjukkan banyak hukum. Kadang menjadi mubah, kadang menjadi sunah, kadang menjadi wajib, tergantung dengan petunjuk-petunjuk yang ditunjukkannya dalam perintah atau dalam perbuatannya Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam.
Di sini Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam ketika safar, Beliau biasa shalat sunah di atas kendaraannya dan Beliau tidak mengharuskan dirinya untuk selalu menghadap kiblat.
Maka di dalam hadits ini kita mendapatkan dua kriteria:
1) Kriteria yang pertama adalah Beliau di atas kendaraan.
2) Kriteria yang kedua, Beliau shalatnya shalat sunah.
3) Ada kriteria yang ketiga, tetapi diperselisihkan oleh para ulama, apakah harus safar ataukah tidak. Di sini disebutkan safar. Ini kriteria yang ketiga ini diperselisihkan oleh para ulama.
Tapi dua kriteria yang disebutkan di dalam hadits ini yaitu di atas kendaraan dan shalatnya shalat sunah, ini hampir seluruh ulama mengatakan demikian. Boleh, apabila kita di atas kendaraan dan shalat sunah, kita tidak menghadap ke kiblat.
Dan para ulama mensyaratkan, shalat di atas kendaraan adalah shalat sunah, bukan shalat fardhu, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam. Dan di antara shalat sunah tersebut adalah shalat witir.
Makanya para ulama ketika berdalil bahwa shalat witir itu shalat sunah, berdalilnya dengan hadits ini, karena Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam biasa shalat witir di atas kendaraan. Ini menunjukkan bahwa shalat witir seperti shalat-shalat sunah yang lainnya; walaupun shalat witir ini adalah shalat yang sunnah mu'akkadah, sunnah yang sangat ditekankan sekali, sunnahnya kuat.
Dahulu di zaman salaf, orang bisa menilai bahwa seseorang itu fasik, tidak diterima persaksiannya (adalah, -ed) dengan shalat witirnya. Kalau dia selalu meninggalkan shalat witir, maka dia tidak diterima persaksiannya. Ini zaman dulu.
Ini menunjukkan betapa kuatnya perintah shalat witir, sampai-sampai di mazhab Hanafi shalat witir diwajibkan karena ada sebuah hadits yang mengarah ke sana, mengarah ke petunjuk bahwa shalat witir itu wajib. Tapi hadits tersebut hadits yang lemah, dilemahkan oleh para ulama.
Makanya, para ulama meninggalkan hadits tersebut dan mengambil hadits ini yang sahih. Hadits yang sahih ini menunjukkan bahwa shalat witir adalah shalat sunah.
Kenapa demikian?
Karena Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam dahulu biasa shalat witir di atas kendaraan.
▫️
Demikianlah yang bisa kita kaji pada kesempatan kali ini. Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat dan diberkahi oleh Allah Jalla wa 'Alaa.
InsyaaAllah kita akan lanjutkan pada kesempatan yang akan datang.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ.
══════ ∴ |GiS| ∴ ══════
📣 Official Account Grup Islam Sunnah
🌏 WebsiteGiS: https://grupislamsunnah.com
📱 Fanpage: web.facebook.com/grupislamsunnah
📷 Instagram: instagram.com/grupislamsunnah
🌐 WebsiteGBS: grupbelanjasunnah.com
📧 Telegram: t.me/s/grupislamsunnah
🎥 YouTube: bit.ly/grupislamsunnah
Komentar
Posting Komentar