149: Hakikat Puasa Ramadhan
╔══❖•ೋ°📖° ೋ•❖══╗
Whatsapp
Grup Islam Sunnah | GiS
*☛ Pertemuan ke-149*
╚══❖•ೋ°👥° ೋ•❖══╝
🌏 https://grupislamsunnah.com
🗓 KAMIS
08 Ramadhan 1444 H
30 Maret 2023 M
👤 Oleh: Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc. حفظه الله تعالى
📚 *Bimbingan Shaum Ramadhan*
💽 Audio ke-6: Hakikat Puasa Ramadhan
══════════════════
بِسْمِ ٱللهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
ٱلْحَمْدُ لِله رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
▫️
Kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala, wa bilkhusus anggota Grup GiS.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, kita akan membahas tentang _Hakikat Puasa Ramadhan_.
_Ashiyaam_ الصِّيَامُ (puasa) artinya menahan diri. Ini secara bahasa.
Adapun menurut syariat adalah,
❲ التَّعَبُّدُ لِلهِ بِالْإِمْسَاكِ عَنِ الْمُفْطِرَاتِ مِنْ طُلُوعِ الْفَجْرِ إِلَى غُرُوبِ الشَّمْسِ ❳
Artinya: "Puasa adalah beribadah kepada Allah dengan cara menahan diri dari pembatal-pembatal puasa, dari terbit fajar sampai terbenam matahari."
Definisi ini merupakan definisi jasmani. Tetapi perlu dipahami bahwa hakikat puasa selain seseorang berpuasa dengan puasa jasmani, ia pun harus berpuasa dengan puasa maknawi. Artinya, hendaknya ia menahan dirinya dari hal-hal yang diharamkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Karena Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam surat Al-Baqarah ayat 183 menginginkan dari puasa kita agar kita bertakwa.
{ ..لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ }
_Mudah-mudahan kalian bertakwa._
Rasul kita Shallallahu 'alaihi wasallam juga bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari,
❲ مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ وَالْجَهْلَ فَلَيْسَ لِله حَاجَةٌ أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ ❳
Yang artinya: "Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan _zur_, perbuatan _zur_, dan kejahilan, maka Allah tidak membutuhkan ia meninggalkan makan dan minumnya."
Di hadits tersebut ada tiga hal yang perlu kita perhatikan:
1) Perkataan _zur_.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullahu Ta'ala menjelaskan bahwa perkataan _zur_ artinya seluruh perkataan yang haram, seperti bersaksi dusta, ghibah, mengadu domba, memaki, mencela. Dan semua perkataan yang haram itu masuk dalam kategori _zur_ ( القَوْلَ الزُّورِ ).
2) Perbuatan _zur_.
Yaitu semua perbuatan yang haram.
3) _Jahl_ (kebodohan).
Yang dimaksud di sini adalah menzalimi dan menganiaya manusia.
Dari ayat yang telah disebut dan hadits ini, maka kita mengetahui bahwa puasa hakikatnya adalah selain menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar sampai terbenam matahari, kita pun dituntut untuk menahan diri dari perbuatan maksiat.
Wallahu a'lam bisshawab.
Mudah-mudahan bermanfaat.
▫️
وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارَكَ وَسَلَّمَ
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ.
══════ ∴ |GiS| ∴ ══════
📣 Official Account Grup Islam Sunnah
🌏 WebsiteGiS: https://grupislamsunnah.com
📱 Fanpage: web.facebook.com/grupislamsunnah
📷 Instagram: instagram.com/grupislamsunnah
🌐 WebsiteGBS: grupbelanjasunnah.com
📧 Telegram: t.me/s/grupislamsunnah
🎥 YouTube: bit.ly/grupislamsunnah
Komentar
Posting Komentar